Aprilia Akui Sulit Kalahkan Ducati Ketika Mereka Masih Memiliki “Dia” Siapakah?

Tim Aprilia Racing memberikan respons realistis terhadap dominasi Ducati di MotoGP, terutama karena kehadiran Marc Márquez sebagai pembalap andalan Ducati. Menurut CEO Aprilia, Massimo Rivola, menyatakan bahwa Ducati dengan Márquez masih menjadi tolok ukur utama dan bahwa Aprilia harus terus bekerja keras jika ingin bersaing.
Rivola menyebut bahwa meski Aprilia semakin kompetitif, “membekuk Ducati takkan mudah selama mereka masih punya Marc Marquez.”

Menurutnya, Márquez bukan hanya pembalap cepat, tetapi juga menjadi benchmark pengembangan motor Ducati. Aprilia juga menegaskan bahwa mereka tidak hanya menargetkan Ducati, melainkan juga tim-tim lain yang pasti tidak tinggal diam dalam pengembangan mereka.
Namun, Rivola optimistis bahwa di trek tertentu, Aprilia bisa menghadang Ducati. Salah satu contoh yang disebut adalah sirkuit Red Bull Ring (Austria), di mana Aprilia merasa punya potensi untuk bersaing.

Aprilia mengakui bahwa Ducati dengan Marc Márquez adalah musuh besar yang sangat sulit dikalahkan, tetapi mereka tidak pesimis. Melalui kerja keras, pengembangan teknis, dan pemilihan trek yang tepat, Aprilia berharap bisa mengejar Ducati dan meraih kemenangan langsung atas Márquez. Namun, mereka juga sadar bahwa ambisi tersebut membutuhkan upaya ekstra karena Márquez tetap menjadi patokan utama di MotoGP.
Di sisi internal, Aprilia kini memperkuat fokus pada pengembangan RS-GP dan mempercepat beberapa paket pembaruan yang semula diproyeksikan untuk musim depan. Tim tersebut juga menargetkan pencapaian realistis: menumbangkan Márquez setidaknya di satu seri musim ini.
