DragbikeNasional

Konsisten Kepala 6 Detik, Ninja Sunmori BF Racing Madura Bikinan Wijaya Racing Sapu Bersih Tiga Kelas Di Gbt Surabaya.

Performa impresif kembali ditunjukkan tim BF Racing Madura pada gelaran drag bike Jawa Timur. Setelah sebelumnya berhasil mendominasi event di Magetan, kini Ninja Sunmori racikan Wijaya Racing kembali membuktikan kualitasnya dengan menyapu bersih tiga kelas sekaligus di sirkuit GBT Surabaya.

Motor yang dibangun oleh Aris Wijaya tersebut tampil sangat konsisten dengan catatan waktu di kisaran 6,9 detik pada tiga kelas berbeda. Hasil ini semakin menegaskan bahwa Ninja Sunmori BF Racing saat ini menjadi salah satu motor paling kompetitif di kelas-kelas Ninja Sunmori Jawa Timur.

Ninja Sunmori Team Bf Racing Madura

Di kelas Open, Adit Coco sukses meraih juara pertama dengan catatan waktu 6,971 detik. Dominasi berlanjut di kelas Pemula melalui David Kacunk yang juga keluar sebagai juara pertama dengan torehan waktu 6,921 detik. Sementara di kelas Rookie, Ageng Dwi melengkapi pesta kemenangan BF Racing Madura setelah mencetak waktu 6,987 detik dan mengamankan posisi teratas.

Kelas open

“Alhamdulillah hasilnya cukup memuaskan. Motor bisa juara di tiga kelas dan semuanya konsisten di kepala enam detik,” ungkap Aris Wijaya usai perlombaan.

Hasil kelas Rookie dan Pemula

Menariknya, performa motor sebenarnya masih menyimpan potensi lebih besar. Pada salah satu sesi, pembalap Raka Komang sempat mencatat waktu 6,846 detik yang menjadi salah satu catatan tercepat motor tersebut sepanjang akhir pekan. Namun sayangnya catatan itu harus dianulir karena tersentuh jump start tipis sebesar minus 0,024 detik.

Menurut mas Aris, motor yang digunakan saat ini merupakan mesin baru yang masih sangat segar. Pada sektor mesin, terdapat beberapa perubahan dibanding spesifikasi Ninja Frame STD yang biasa mereka gunakan.

“Porting dibuat lebih tinggi dibanding Ninja Frame STD. Tujuannya supaya motor lebih jalan di putaran atas karena bobot motor Sunmori masih relatif berat. Jadi kebutuhan tenaga atasnya lebih besar,” jelas mekanik asal Kediri tersebut.

Selain performa mesin yang terus berkembang, tim juga sudah menyesuaikan setting dengan regulasi bahan bakar terbaru. Pada event kali ini seluruh peserta menggunakan Pertamax Turbo yang telah disediakan oleh panitia, dan hasilnya motor BF Racing Madura tetap mampu tampil dominan.

Dengan torehan tiga kemenangan beruntun serta konsistensi waktu di rentang 6,9 detik, Ninja Sunmori BF Racing Madura racikan Wijaya Racing semakin menunjukkan diri sebagai salah satu dominasi baru di kelas Ninja Sunmori Jawa Timur. Jika pengembangan mesin terus berlanjut dan potensi catatan 6,8 detik bisa dimaksimalkan tanpa kesalahan start, bukan tidak mungkin dominasi mereka akan terus berlanjut pada seri-seri berikutnya.