Mendadak Main 402 Meter, Ninja Sunmori PMJ x Kobelco Ganti Spek “Vital” Langsung Sapu Bersih Podium Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Jogja

Proyek setting dadakan ternyata mampu menghasilkan kejutan besar di ajang Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Jogja. Ninja Sunmori milik PMJ Racing Aceh x Kobelco yang awalnya dipersiapkan untuk bermain di lintasan 201 meter, secara mendadak harus beradaptasi ke kelas Ninja Sunmori 402 meter.

Menariknya, perubahan tersebut tak dilakukan secara ekstrem. Menurut Cong Broiler, mekanik asal Magelang yang menangani motor ini, riset 402 meter dimulai dari perubahan rasio, kemudian dilanjutkan dengan penggunaan blok dan head baru yang disesuaikan dengan kebutuhan karakter lintasan 402 meter.

“Awalnya motor ini settingan 201 meter. Kebetulan tim sudah punya spek Sunmori 201 dan dikabarkan mas pras broiler kalau ingin ikut kelas point Ninja Sunmori 402 meter. Jadi sebenarnya ini proyek setting dadakan,” ujar Cong.
Perubahan pertama dilakukan pada bagian rasio. Setelah mendapatkan karakter yang dianggap pas, Cong kemudian melanjutkan pengembangan pada sektor blok dengan menyesuaikan porting agar karakter mesin lebih mendukung kebutuhan 402 meter.

“Setelah setting pertama sudah ketemu enak, kita lanjut sesuaikan kompresi dengan fokus di area head. Hanya itu riset motor ini sebelum event,” jelasnya.
Untuk mendukung kebutuhan lintasan 402 meter, sektor final gear juga menjadi perhatian utama. Hasil pengujian membawa mekanik dan rider menemukan kombinasi final gear 14:41, yang kemudian digunakan saat race.
Hasilnya langsung memuaskan. Ninja Sunmori PMJ Racing Aceh x Kobelco berhasil menyapu bersih podium 1, 2, dan 3 kelas Ninja Sunmori 402 meter Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Jogja.

Tiga rider yang membawa motor ini ke podium adalah Wildan Anharu sebagai juara pertama, disusul Nanang Syafii di posisi kedua dan Nanda Dwi Cahyo di posisi ketiga.
Capaian tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa proyek setting dadakan tak selalu berakhir dengan perjudian. Dengan perubahan yang tepat sasaran, karakter motor 201 meter mampu beradaptasi ke lintasan 402 meter dan langsung menghasilkan prestasi maksimal.

Bagi Cong, hasil di Jogja menjadi modal penting untuk pengembangan berikutnya.
“Ini tentu jadi patokan untuk event selanjutnya dan juga untuk riset 402 meter dengan spek lainnya,” tutup mekanik asal Kota Magelang tersebut.
Kolaborasi PMJ Racing Aceh x Kobelco pun sukses mencuri perhatian di Jogja. Berawal dari motor yang disiapkan untuk 201 meter, berubah haluan secara mendadak ke 402 meter, namun justru berakhir dengan sapu bersih tiga besar.
