DragbikeNasional

Menggandeng SMK Pancasila 1 Wonogiri , BjKomo Tampil Superior di Final Dragbike SDC Lampung.

Bj Komo Garage Berkolaborasi Dengan Smk Pancasila

Bengkel asal Selokerto, Tambak Merang, Girimarto, Wonogiri, BjKomo kembali menunjukkan tajinya di kancah drag bike nasional. Berkolaborasi dengan SMK Pancasila 1 Wonogiri dan Creampie Muffler, BjKomo sukses menorehkan hasil baik pada gelaran final Drag Bike SDC di Pringsewu, Lampung.

Meski harus menghadapi keterbatasan dukungan finansial, semangat juang dan kekompakan tim menjadi modal utama untuk mempertahankan tren positif di lintasan. Bermodal tiga motor andalan, BjKomo sukses membawa pulang sederet podium, yakni juara 1, 1, 2, 2, 2, 4, dan 5. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk tetap bersaing dan meraih prestasi.

Mesin baru di kelas 4t 130 Tu

Mesin Baru Langsung Kompetitif di Kelas 130 TU

Salah satu hasil paling menarik datang dari kelas Bebek 130 TU. Pada kelas ini, BjKomo berhasil mengamankan posisi juara 1, 2, dan 4. Menariknya, tim turut mengandalkan mesin dengan racikan spek terbaru yang baru dirakit sekitar satu minggu sebelum perlombaan.

“Mesin baru ini baru dirakit seminggu yang lalu, Mas. Masih belum maksimal karena keterbatasan waktu untuk setting. Alhamdulillah, meskipun masih ada beberapa bagian yang harus direvisi, hoki kami bagus dan bisa menguasai podium tertinggi,” ungkap sang mekanik.

Sleep Engine 155

Spek Regulasi Jawa Berjaya di Kelas Sleep Engine

Performa konsisten juga ditunjukkan BjKomo di kelas Sleep Engine 155. Mengandalkan spesifikasi yang biasa digunakan untuk regulasi Jawa dengan kapasitas mesin 147 cc, tim sukses mengamankan juara 1 dan 2.

Meski kapasitas mesin yang digunakan relatif lebih kecil dibandingkan sejumlah kompetitor, racikan BjKomo terbukti mampu bersaing dan mendominasi dua posisi teratas di kelas tersebut.

Sementara itu, di kelas Sleep Engine 200, BjKomo berhasil meraih posisi runner-up. Adapun pada kelas Bebek 4T TU 200 cc yang menggunakan mesin berbasis Sleep Engine, tim menutup persaingan dengan finis di posisi kelima.

Di balik pencapaian tersebut, BjKomo terus memaksimalkan riset pada sektor knalpot. Penerapan regulasi wajib Pertamax Turbo (Pertabo) menuntut tim untuk semakin cermat dalam mengoptimalkan setiap komponen agar performa mesin tetap kompetitif dan konsisten sepanjang perlombaan.

Salah satu komponen yang menjadi perhatian utama adalah knalpot berbahan titanium dari Creampie Muffler. Material ini dipilih karena dinilai memiliki kemampuan melepas panas dengan baik, sehingga mendukung kebutuhan mesin dengan kompresi tinggi yang bekerja dalam kondisi ekstrem saat balapan.

Keterbatasan Bukan Penghalang untuk Terus Berprestasi

Hasil di final SDC Lampung menjadi bukti bahwa BjKomo mampu tetap kompetitif di tengah keterbatasan. Dukungan kolaborasi bersama SMK Pancasila 1 Wonogiri, Creampie Muffler, serta optimalisasi riset dari berbagai sektor menjadi bagian penting dalam perjalanan tim meraih prestasi.