Dominasi Podium Di Kelas Sleep Engine 155 cc Event Pringsewu, Ini Spek Mesin Team Limousin Koizumi Cendol Dawet

Dominasi luar biasa ditunjukkan oleh tim Limousin Koizumi Cendol Dawet di kelas bergengsi Sleep Engine 155 cc khas Sumatera. Motor racikan mekanik muda asal Pringsewu, Sandi Holonk, sukses mencetak hasil gemilang dengan torehan podium 1, 4, dan 5 dalam satu kelas.
Performa motor benar-benar jadi sorotan. Dengan pengembangan terbaru, tim mulai mengadopsi penggunaan BBM Pertamax Turbo, yang diimbangi dengan berbagai penyesuaian teknis krusial. Kompresi mesin kini dipatok di rasio 15:1, sementara sektor head mengandalkan ukuran klep 26-31 yang masih memakai bahan besi. Kombinasi tersebut semakin sempurna setelah menemukan setting optimal pada batang klep di ukuran 4.5, menghasilkan karakter mesin yang agresif namun tetap stabil di lintasan.

Kelas Sleep Engine 155 cc sendiri memang dikenal sebagai kelas khas Sumatera yang sangat kompetitif. Motor ini memakai diameter piston 59 mm dengan pin 13, yang kemudian disesuaikan hingga menyentuh batas maksimal 155 cc. Kelas ini terkenal karena banyak tuner lokal yang ikut meriset spek satu ini .

Motor yang dikawal tim ini merupakan milik H. Budi, sosok yang tak asing di dunia balap. Selain dikenal sebagai wartawan balap ternama asal Lampung, ia juga telah lama menekuni dunia drag bike sebagai passion yang kini berbuah prestasi.

Menariknya, performa terbaik sebenarnya hampir saja pecah time lebih kecil. Saat ditunggangi Kiki Paiko, motor ini sempat mencatat waktu impresif 7.5 detik namun sayang, momen tersebut harus dianulir akibat jump start tipis -0.011 detik saja. Sebuah margin yang sangat tipis, namun cukup untuk menggagalkan catatan sempurna.

Meski begitu, hasil yang diraih tetap menjadi bukti bahwa racikan lokal Pringsewu mampu bersaing dan bahkan mendominasi di kelas yang dikenal keras ini.
Lampung kembali menunjukkan Eksistensinya di dunia drag bike nasional dengan peserta yang selalu ramai di kota ini.
